Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Rasa ingin Tahunya refleksi Luasnya Ilmu ALLAH

Ahhh 'Nak lisanku saja tidak cukup untuk memenuhi keingintahuanmu akan dunia... Maka ketika Al-Quran menjelaskan akan FirmanNya, tentulah engkau nanti akan memahami betapa kecilnya dunia ini ALLAH mengkaruniai pendengaran, semoga pendengaranmu tidak mendengar sesuatu kecuali yang baik ALLAH mengkaruniai penglihatan, semoga penglihatanmu tidak melihat sesuatu kecuali yang baik ALLAH mengkaruniai lisan, semoga lisanmu tidak berucap sesuatu kecuali yang baik ALLAH mengkaruniai Hati, semoga Hatimu lembut dan condong akan agama haq ini Biarlah orang lain terlihat hebat karena mampu menggaungkan paham-paham kebebasan yang ujungnya pun tak akan kalian dapati di dunia ini. Biarlah namamu dan namaku tak terukir di luasnya deretan orang-orang hebat, akan tetapi di senyapnya malam, aku akan menyungkurkan dahi ku untuk bermunajat memohon kepadaNya agar Ia selipkan namaku dan namamu dalam barisan orang-orang yang Ia ridhoi, orang-orang yang sadar hina dan berharap mencium wanginya syurga...

Juhairiyah

Kalau dulu ada telenovela Marimar si gadis miskin yang bercita-cita menjadi permaisuri seorang pangeran tampan dan kaya raya, sampai pada akhirnya cita-citanya terwujud, bukan hanya karena keberuntungan, semua butuh perjuangan dan proses panjang. Sama halnya dengan Marimar, Juhe pun tak jauh berbeda. Juhairiyah nama aslinya, gadis desa yang lahir dari seorang ibu malang yang ditinggal pergi suaminya tanpa ada kejelasan, tidak di cerai ataupun mungkin ditinggal mati, entahlah, yang ia tahu dirinya hanya tinggal berdua saja dengan ibunya yang malang. Juhe yang sedari kecil selalu direndahkan, sejak usianya 6 tahun, juhe sudah bekerja keras membantu ibunya yang bekerja sebagai ART, setelah pulang sekolah ia menemani ibunya beberes dirumah tetangga, biar begitu di uianya yang terbolang muda ia sudah punya cita-cita setinggi langit, bermimpi membahagiakan ibunya dengan membuatkan rumah untuk menggantikan gubuk reyot yang dihuninya bersama ibunya. Ia hanya sempat mengenyam pendidikan SD d...

Aliran Rasa, Game Level 4 Gaya Belajar Anak

Sampai lupa tugas terakhir di game level 4 ini heuheu, pasalnya lagi agak hoream buka grup whatsapp teh, saking udah menemukan posisi wuenak saat ketemu dan main sama anak-anak, ada aja waktu luang yang di pakai buat bermain dan bersenda gurau bareng mereka. Saya sadar saya bukan robot, superman ataupun superwomen, saat rumah beres, makanan tersaji lirikan mata itu sekarang sudah mulai tertambat sama mereka, semoga ga hanya sesaat, semoga ini terus berlangsung setiap hari sepanjang menjalani tugas ibu sebelum mereka dewasa,insyaAllah semoga Allah ridho. Hasil perjalanan pengamatan saya selama 17 hari yang lalu, tentunya membuka mata saya akan anugrah kemampuan belajar yang sudah Allah karuniakan kepada mereka(anak-anak saya), yang terpapar secara gamblang bukan hanya melihat gaya belajar seorang anak, tapi melihat gaya belajar manusia seutuhnya, manusia yang sudah Allah berikan fitrah untuk memperoleh ilmu pengetahuan,keterampilan dan keahlian. Dengan pengamatan gaya belajar kemarin...

Bebas bermain Lego dan Bercerita

Hari ini tidak ada rencana keluar rumah, asa hoream, badan sendiri rasa meriang hehe Jadi saya kasih kabar ke anak-anak untuk main dirumah saja hari ini. Karena sore kemarin habis beberes rumah, siang hari setelah makan anak-anak memilih membongkar lego dan replika mini power ranger juga dinosaurusnya. "Rafif" Hari ini rafif memilih menyusun lego, dan masih terinspirasi cerita seputar buku melestarikan lingkungan, mulai dari membuat bentuk pohon jeruk dan anggur katanya, lalu gedung-gedung tinggi, sambil menata para satria power ranger juga dinosaurus berada di atasnya, tapi apa daya, hp saya sedang ngadat, di isi pun lama sekali penuh batreinya, jadi tidak ada foto yang bisa di abadikan. Biar begitu bermain tetap terlihat seru dan menyenangkan, ga nyangka rafif itu kuat dan betah banget duduk berlama-lama bercerita sendiri dengan mainannya, saya panggil pun ga nengok, pas di colek baru dia nengok, sambil bilang "Kenapa Nda?" 😅 "Syafiq" ...

Mengekspresikan Lewat Gambar Setelah Membaca

Gambar
Jumat ini pagi-pagi krucil dah bangun tapi ga mau buru-buru mandi 😅 Ya sudah saya ajak sikat gigi dulu deh, biar sarapan bareng sama-sama, mandi nanti sambil main hihi Anak-anak lagi senang dibacain buku sambil gambar, "Syafiq" Walau ga nunjuk mana buku yang mau di bacakan, syafiq cuma minta kertas kosong trus minta pensil warna, semua warna dikeluarin. "Dede mau gambar Nda", ujarnya "Oiya boleh" jawab saya "Lihatin dong Nda gambar dede!" ucap syafiq semangat "Yang ini dede gambar daun(walau ga terlihat seperti daun, lebih mirip pelangi, :D) "Dan yang ini ikan paus Nda(pun yang ini :D) Tapi imajinya mulai melayang, disebutnya semya yang ingin dibuat, saya mengapresiasi dengan semangat menggebu juga, walau di samping terdengar lirih suara Rafif yang agak meledek, syafiq tetap percaya diri 😍 "Rafif" Melihat tingkah dan rasa PD adiknya yang tinggi, rafif pun mulai menggambar apa yang pernah di...

Hari yang Mengasyikkan sekaligus Melelahkan

Gambar
Alhamdulillah full seharian di kasih nikmat sehat, bisa ngerasain sibuk di luaran bareng anak-anak super yang menemani. Mulai dari bangun pagi, drama-drama yang heboh mulai terkikis, mulai terlihat banyak banget perubahan yang baik pada anak-anak. Alhamdulillahi ala kulli haal. Hati kepingin banget ikut aktif kajian lagi di sekitaran komplek rumah, ngobrol sama anak-anak, di setujuin, beberes sigap lah saya. Kami pun berangkat ke mesjid utk ikut kajian fiqih. Lagi segar-segarnya nih duo krucil, mumpung ustadzahnya belum datang, ngobrol sambil nemenin main dulu, mulai dari inisiatif rafif menyusun meja menjadi track seluncuran, sampai ide main petak umpet sama anak tetangga, sayang saya ga foto, asa malu cekrek-cekrek depan ibu-ibu, dipikir narsis amat yak ummu rafif-syafiq hahaha, yowes lah lupakan, saya aja yang kurang PD hihi Komprod terus dikencengin deh sama krucil. Alhamdulillah ustadzahnya sampai, krucil anteng main prosotan dan petak umpet, semuanya tetap dalam pengawasan s...

Gaya Belajar Anak Hari Ke 14

Kemajuan Rafif dalam Keberanian Sore tadi, awalnya hopeless kalau rafif bakal ngaji, soalnya susah banget di bangunin tidurnya :D Apalagi Syafiq,, subhanallah. Padahal tidurnya lebih dulu syafiq. Saya tinggal beberes, nyuci piring , masukin mainan dan rapihin buku, mungkin agak berisik kali ya, alhamdulillah anaknya bangun juga, di detik terakhir pukul 16.00, saya bereskan dulu keperluan saya pribadi. Mandi de el el. Dengan sigapnya rafif bangun dan bilang, "Nda Aa mau baca doa, trus mandi" Selesai mandi dan ganti baju, dan waktu semakin sore, lah syafiq belum bangun juga,,sambil terngantuk-ngantuk sepertinya syafiq mendengar pesan saya "De, bunda tinggal sebentar ya antar Aa ngaji, nanti Dede kalau cari bunda, kerumah Abang Yardan saja ya!" Akhirnya saya titip-titip ke tetangga, khawatir syafiq nangis saat saya masih di mesjid antar rafif. Bersyukurnya sampai di mesjid rafif bisa di ajak berkomprod dengan baik, agar mau di tinggal sejenak untuk menjemput sy...

Gaya Belajar Anak Hari Ke 13

Gambar
Dapat Buku Baru!!! Siang ini rafif sumringah banget saat tau bapak kurire mengantarkan paket bukunya Assalamualaikum... Terdengar ada suara seseorang mengucapkan salam, karena posisi saya berada di kamar paling belakang dan saya sedang tidak berhijab, saya pun memberi tahu rafif, "Aa, coba lihat siapa yang datang? Kurir paket buku Aa kah?, Coba tengok ya, Klo iya di ambil saja paketnya" Rafif pun berlari, dan berteriak memberi tahu "Iya Nda, paket!" "Memang ini paket buku Aa, Nda?" "Iya A, coba dibuka ya" jawab saya Rafif pun berlari mengambil gunting di dapur, "Ini Nda guntingnya" Dengan hati-hati saya menggunting paket, daan taraa, iya ini benar paket buku yang bunda pesan untuk Aa "Waaaah, banyaknyaa!" seru Rafif-Syafiq berbarengan" :D Syafiq yang tadinya diam, terlihat antusias saat melihat gambar-gambar dalam buku, sayangnya pas moment ini tidak sempat saya foto, handphone saya mati :D Dan karena berhubun...